EEASYSTEM tools
FARAID · HARTA · KELUARGA

Kalkulator Waris Islam (Faraid)

Pahami harta yang ditinggalkan. Catat keluarga dengan lengkap. Siapkan ringkasan yang jelas untuk dibahas bersama ahli faraid.

Tanpa akunData kasus di browserCetak ringkasan PDF
RUANG PERSIAPAN WARIS

Lengkapi data, kenali yang perlu diperiksa.

Lima langkah. Data tidak perlu identitas pribadi dan tidak tersimpan setelah dimuat ulang.

◉ Pemrosesan kasus lokal
PAHAMI SEBELUM MEMBAGI

Apa itu faraid?

Faraid mempelajari hak pembagian waris berdasarkan hubungan keluarga, kondisi ahli waris, dan ketentuan yang berlaku. Nilai peninggalan belum tentu sama dengan harta yang dapat dibagi. Kepemilikan, kewajiban, dan kelayakan ahli waris perlu diperiksa lebih dahulu. Rujukan awal meliputi QS. An-Nisa 4:11 dan 4:12.

01 / KEPEMILIKAN

Peninggalan bukan seluruhnya warisan

Aset bersama dapat mengandung hak pasangan atau pihak lain. Porsi milik pewaris perlu dibuktikan; aplikasi tidak otomatis menggunakan kepemilikan 50%.

02 / KEWAJIBAN

Hitung harta bersih dengan jelas

Catat biaya jenazah, utang, dan wasiat yang telah diperiksa. Rumus aritmetis yang digunakan: aset milik pewaris − biaya − utang − wasiat. Keabsahannya tidak ditetapkan aplikasi.

03 / KELUARGA

Catat juga yang mungkin terhalang

Jangan menghilangkan kerabat hanya karena diperkirakan tidak mendapat bagian. Keberadaan mereka dapat memengaruhi pemeriksaan aturan dan ahli waris lainnya.

Hak pasangan atas aset dan waris berbeda

Misalnya aset bernilai Rp400 juta dan porsi pewaris benar-benar telah dikonfirmasi ½. Nilai milik pewaris adalah Rp200 juta sebelum pengurangan kewajiban. Porsi pihak lain sebesar Rp200 juta merupakan hak kepemilikan, bukan pemberian waris.

Contoh ini hanya menunjukkan aritmetika kepemilikan. Ia tidak menentukan bagian waris pasangan atau memastikan bahwa porsi ½ berlaku pada semua perkara.

Rasio 2:1 punya konteks

QS. An-Nisa 4:11 menjadi rujukan pembobotan anak laki-laki dan perempuan pada keadaan yang relevan. Rasio itu tidak berarti setiap putra selalu mendapat ⅔ dari seluruh peninggalan.

Hak kelompok anak dapat berasal dari sisa setelah bagian lain. Cara menerapkannya harus mempertimbangkan keluarga lengkap dan profil aturan yang telah ditelaah.

Istilah yang sering ditemui

Tirkah
Peninggalan pewaris yang perlu diperiksa kepemilikan dan kewajibannya sebelum pembagian.
Furudh
Bagian tertentu bagi ahli waris pada kondisi yang memenuhi aturan.
Ashabah
Ahli waris yang menerima sisa pada susunan dan kondisi yang ditetapkan. Lihat Bukhari 6737.
Hijab
Pengaruh keberadaan ahli waris lain yang dapat menutup atau mengurangi bagian; perlu alasan dan kondisi yang jelas.
‘Awl
Penyesuaian pecahan ketika jumlah bagian tertentu melebihi keseluruhan, pada skenario yang mendukungnya.
Radd
Penanganan sisa ketika tidak ada ashabah yang berhak. Kebijakannya harus ditetapkan menurut profil; belum aktif di aplikasi ini.
Umariyatain
Susunan khusus pasangan bersama ayah dan ibu, yang memerlukan telaah bagian ibu dari sisa.
Munasakhat
Perkara ketika ahli waris wafat setelah pewaris sebelum pembagian; berbeda dari calon pengganti orang yang wafat lebih dahulu.

Metodologi & status aturan

Versi 0.1.0-draft memakai aritmetika rasional BigInt yang deterministik. Tidak menggunakan AI untuk menentukan bagian. Profil FIKIH_SYAFII_V1 masih menunggu review ahli; profil KHI_ID_V1 tidak aktif.

Belum ada aturan berstatus APPROVED. Tes perangkat lunak tidak sama dengan persetujuan agama atau hukum. Karena itu versi publik hanya memberi ringkasan persiapan, bukan distribusi per ahli waris.

Fikih Syafi'i dan KHI merupakan profil yang berbeda. Pasal 177 KHI perlu dibaca bersama penjelasan SEMA No. 2 Tahun 1994; bagian ayah tidak disederhanakan menjadi ⅓ untuk setiap keadaan tanpa anak.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah sudah bisa menghitung bagian setiap ahli waris?

Belum pada versi ini. Anda dapat menyiapkan data dan menghitung aritmetika harta bersih. Pembagian per ahli waris akan dibuka hanya untuk skenario dengan aturan dan kasus uji yang disetujui ahli faraid.

Apakah harta bersama langsung dibagi dua?

Tidak. Isi pecahan kepemilikan yang telah diperiksa. Hak pasangan atas aset dipisahkan sebelum pembagian waris; keduanya merupakan hak yang berbeda.

Mengapa hasil berstatus perlu verifikasi?

Penyebabnya bisa berupa aturan belum disetujui, data keluarga tidak lengkap, status hubungan belum pasti, janin, kematian berurutan, atau kerabat di luar cakupan. Aplikasi mencatat alasannya dan tidak mengeluarkan nominal pembagian sebagian.

Apakah cucu, saudara, dan anak angkat bisa dimasukkan?

Bisa dicatat sebagai calon pihak terkait. Kehadirannya menahan pembagian karena pemeriksaan mereka memerlukan aturan khusus; mereka tidak dihapus atau otomatis disamakan dengan anak kandung.

Apakah wasiat otomatis sah jika nilainya kecil?

Tidak. Nilai, penerima, bentuk, dan persetujuan yang diperlukan tetap harus diperiksa. Sistem memberi tanda untuk wasiat di atas sepertiga nilai setelah biaya dan utang atau yang ditujukan kepada ahli waris. KHI tetap belum aktif.

Apakah data keluarga dikirim ke server atau iklan?

Formulir kasus menghitung lokal tanpa API, analytics kasus, atau penyimpanan permanen. Formulir dipisahkan dari script pihak ketiga. Halaman luar tetap memuat Google AdSense, sehingga layanan iklan dapat membuat permintaan jaringan untuk operasinya. Jangan masukkan identitas pribadi; baca juga kebijakan privasi situs.

Bagaimana menyimpan ringkasan menjadi PDF?

Lengkapi wizard, buat ringkasan verifikasi, lalu pilih Cetak / simpan PDF. Pada dialog browser pilih Simpan sebagai PDF. Laporan adalah bahan konsultasi dan tidak memuat pembagian yang belum disetujui.

Apakah aplikasi ini menggantikan ahli faraid atau pengadilan?

Tidak. Penetapan fakta, hak kepemilikan, hubungan keluarga, keabsahan wasiat, dan penerapan hukum tetap memerlukan pihak yang berwenang. Gunakan ringkasan untuk membantu konsultasi.

Tools terkait