Encode / Decode
Tempel teks atau URI, pilih mode dan operasi. Periksa hasil langsung.
NETWORK & DEVELOPER · GRATIS
Encode, decode, dan kelola parameter URL dengan mudah. Pilih aturan yang sesuai, periksa hasilnya, lalu salin atau unduh tanpa login.
AREA KERJA URL
Input diproses di editor browser yang terpisah dari skrip iklan.
PANDUAN
URL encoding atau percent encoding mewakili karakter tertentu dengan urutan persen dan kode heksadesimal. Contohnya, spasi menjadi %20 pada URL Component. Untuk nilai formulir/query, spasi biasanya diserialisasi sebagai +. Konversi ini membantu karakter khusus tetap terbaca sebagai data, bukan pemisah struktur URL.
Tempel teks atau URI, pilih mode dan operasi. Periksa hasil langsung.
Tempel URL HTTP(S) atau query mentah, lalu lihat setiap pasangan key/value.
Ubah, tambah, hapus, atau pindah urutan; key yang sama boleh muncul beberapa kali.
Isi parameter dan basis URL opsional, lalu salin query atau URL lengkap.
PILIH MODE YANG TEPAT
| Mode | Cocok untuk | Contoh |
|---|---|---|
| URL Component | Satu nilai parameter atau komponen | a/b?x=1 → a%2Fb%3Fx%3D1 |
| Full URI | String URI yang delimiter-nya ingin dipertahankan | https://contoh.com/a b?q=x → https://contoh.com/a%20b?q=x |
| Form URL Encoded | Satu nilai form/query | A+B C → A%2BB+C |
encodeURI() menjaga sejumlah delimiter seperti / dan ?, sedangkan encodeURIComponent() mengodekannya saat menjadi bagian nilai. Mode Full URI bekerja pada string, bukan validator atau normalisasi URL. Saat decode, decodeURI('%3F') tetap %3F; decodeURIComponent('%3F') menghasilkan ?.
KARAKTER PENTING
URL Component memakai %20 untuk spasi. Serialisasi form/query dengan URLSearchParams memakai +; tanda plus asli menjadi %2B.
Simbol ini bisa membentuk struktur URL. Saat simbol merupakan bagian satu nilai, gunakan URL Component agar tidak ditafsir sebagai pemisah.
Tanda % memulai urutan persen. Karakter Unicode seperti é diwakili sebagai byte UTF-8. Decoder ketat menolak urutan persen/UTF-8 rusak.
Parser dan builder memakai URLSearchParams. Ketika disusun ulang, %20 dapat menjadi +, dan flag menjadi flag=; periksa hasil sebelum dipakai.
CONTOH
URL https://example.com/?q=harga+emas&tag=24k&tag=22k#top berisi tiga pasangan parameter. Parser menampilkan kedua nilai tag secara terpisah. Builder memakai append() untuk mempertahankan urutan dan menaruh query sebelum fragment #top.
Indikasi seperti %2520 mungkin menunjukkan encoding ganda. Editor hanya memberi peringatan; decode setiap lapis memerlukan klik terpisah, maksimal tiga tingkat. Hasil bertahap dapat mengubah makna URL.
PERTANYAAN UMUM
Alat untuk mengodekan karakter URL ke bentuk yang aman untuk konteks tertentu dan mengembalikannya lagi; halaman ini juga mengelola query parameter.
Gunakan untuk satu nilai parameter atau komponen, misalnya teks pencarian yang dapat memuat &, ?, atau /.
Keduanya dapat mewakili spasi dalam konteks query/form. URL Component memakai %20, sedangkan serialisasi form memakai +. Plus literal menjadi %2B.
Serializer standar dapat menulis bentuk persentase ekuivalen secara berbeda, misalnya %20 menjadi +. Periksa URL akhir sebelum digunakan.
Tidak untuk konversi: editor memproses data di browser dan tidak membuka URL input. Halaman luar tetap memuat AdSense untuk iklan; baca kebijakan privasi.
Pengodean berulang atas hasil yang sudah dikodekan. Pola seperti %2520 bisa menjadi petunjuk, bukan kepastian.
Tidak. Tool ini mengolah teks dan parameter tanpa mengakses situs tujuan. Untuk memeriksa redirect gunakan Redirect Checker.